aku panitianya π
Bulan malam ini lagi cantik-cantiknya. Langit juga sedang baik hati, seolah sengaja memberi ruang untuk siapa saja yang ingin diam sejenak, menatap ke atas, lalu sibuk dengan isi kepalanya sendiri. Jadi... izinkan akun ini menulis sedikit tentangmu, meski negara sedang tidak baik-baik saja.
Aku tahu, di tengah banyaknya kabar yang membuat dahi berkerut, rasanya aneh kalau tiba-tiba memilih membahas seseorang. Tapi bukankah hidup memang begitu? Di saat dunia terasa gaduh, hati kadang tetap sibuk mengingat satu nama. Seolah semesta berkata, "Silakan pusing memikirkan banyak hal, tapi jangan lupa... masih ada dia yang diam-diam ikut memenuhi pikiranmu."
Tenang saja, ini bukan tulisan yang akan mengubah keadaan. Harga kebutuhan pokok tetap begitu, kemacetan tetap macet, dan besok pagi alarm tetap berbunyi tanpa rasa bersalah. Aku cuma ingin menitipkan beberapa kalimat untuk seseorang yang mungkin tidak pernah tahu kalau malam ini sempat menjadi alasan seseorang menatap bulan sedikit lebih lama.
Kalau nanti ada yang protes, "Lagi ramai bahas negara kok malah bahas dia?" Ya... maaf. Urusan negara biar dibahas para ahli. Kalau urusan dia, izinkan aku jadi panitianya sendiri. Toh sidangnya cuma berlangsung di kepala, pesertanya satu orang, dan hasil rapatnya selalu sama: "Masih kepikiran." π€£