Berbakti dalam luka
Tidak semua anak yang memilih menjaga jarak dari rumah berhenti mencintai orang tuanya.Bisa jadi, ia tetap mendoakan. Tetap ingin melihat mereka sehat dan bahagia. Hanya saja, hatinya lebih tenang ketika ada ruang untuk pulih.Karena terkadang, yang melelahkan bukan rumahnya. Tapi luka-luka yang belum sembuh, kata-kata yang masih membekas, atau pola yang terus menguras batin.Islam mengajarkan kita untuk berbakti. Namun, menjaga diri dari hal yang terus melukai juga bukan berarti menjadi anak yang durhaka.Berbakti tetap bisa dilakukan dengan adab, doa, perhatian, dan komunikasi yang baik, meski tidak selalu harus dekat secara fisik.Kalau hari ini kamu sedang belajar mengambil jarak agar bisa kembali menguatkan hati, jangan buru-buru menghakimi diri.Sebab mencintai orang tua dan menjaga kesehatan hati bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.