Eccedentesiast
Semakin bertambah usia, aku sadar ada banyak hal yang dulu terasa menakutkan, tapi sekarang tidak lagi. Dibenci orang, dijauhi, atau tidak dianggap, semua itu perlahan kehilangan kuasanya. Bukan karena aku merasa lebih kuat dari siapa pun, melainkan karena hidup sudah terlalu sering mengajarkanku bagaimana berdiri sendiri. Pada akhirnya, aku belajar bahwa tidak semua orang akan tinggal, dan itu bukan sesuatu yang harus terus disesali.
Kalau dipikir-pikir, hampir tiga puluh dua tahun aku menjalani banyak hal dengan mengandalkan diri sendiri. Ada keputusan yang kuambil sendiri, ada hari-hari yang kulewati tanpa banyak bercerita kepada siapa pun, dan ada banyak keadaan yang kutanggung tanpa berharap ada yang datang menyelamatkan. Mungkin itulah yang membuatku terlihat baik-baik saja, padahal sebenarnya aku hanya sudah terbiasa.
Bukan berarti aku tidak membutuhkan orang lain. Sama sekali bukan. Aku tetap senang jika ada yang memilih bertahan, mendengar, dan berjalan bersamaku. Hanya saja, jika suatu hari mereka memutuskan pergi, aku tahu hidupku tetap akan berjalan. Mungkin terasa sepi untuk sementara, tetapi aku sudah cukup lama hidup berdampingan dengan kesunyian. Dan entah itu baik atau tidak, kesunyian itu sudah menjadi bagian dari diriku.