Menu
Home Login
🌍 Public Created August 24, 2026 at 00:05 · 0 comments · 22 views

kendali-Mu

Tuhan, hari ini aku berhenti memaksa. Aku letakkan semua rencana, keinginan, dan segala hal yang selama ini berusaha kukendalikan ke dalam tangan-Mu. Untuk semua cemas yang sudah terlalu lama kupikul sendiri, kali ini izinkan aku meletakkannya di hadapan-Mu. Aku sudah berusaha sejauh yang kubisa, dan mungkin sekarang saatnya aku belajar percaya bahwa tidak semua hal harus kuselesaikan dengan caraku sendiri.

Jika langkahku selama ini salah, tolong luruskan. Jika aku sedang berjalan terlalu jauh dari jalan yang Kau ridai, tuntun aku kembali tanpa membuatku kehilangan arah. Jika hatiku mulai goyah karena terlalu banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginanku, kuatkan. Jangan biarkan aku mengambil keputusan hanya karena sedang takut kehilangan, sedang kecewa, atau sedang ingin memaksakan sesuatu agar sesuai dengan apa yang kuharapkan.

Jika jalanku terasa berat, temani aku. Aku tidak meminta agar semua beban tiba-tiba hilang. Aku hanya ingin diberi kekuatan untuk membawanya dengan lebih lapang. Sebab mungkin beberapa hal memang harus kulewati, bukan untuk menghukumku, tetapi untuk mengajarkanku bahwa ada batas antara berusaha dan memaksa, antara memperjuangkan dan menggenggam terlalu erat.

Hari ini aku mulai percaya bahwa pengaturan-Mu mungkin jauh lebih indah daripada semua rencana yang selama ini kubuat sendiri. Ada hal-hal yang kupikir harus terjadi, ternyata Kau arahkan ke tempat lain. Ada pintu yang mati-matian ingin kubuka, ternyata Kau sedang mengajarkanku untuk tidak lagi mengetuknya. Dan ada sesuatu yang kuanggap kehilangan, mungkin justru sedang Kau selamatkan dari sesuatu yang belum mampu kulihat.

Maka malam ini aku memilih pasrah. Bukan karena aku menyerah, tetapi karena aku percaya. Aku tetap akan berjalan, tetap akan berusaha, tetap akan melakukan bagian yang menjadi tanggung jawabku. Hanya saja, setelah ini aku tidak ingin lagi memaksa hasilnya harus sesuai dengan kehendakku. Jika memang milikku, dekatkan dengan cara-Mu. Jika bukan, jauhkan dengan cara yang membuatku mampu menerima.

Tuhan, aku titipkan semuanya kepada-Mu. Cemas yang tidak mampu kupikul, rencana yang belum tahu ujungnya, hati yang masih sering goyah, dan hari-hari yang belum kutahu akan membawaku ke mana. Aku mungkin tidak mengerti jalan-Mu sekarang, tetapi aku percaya Engkau sebaik-baiknya perencana untuk hidupku.

Collaborators Chat

Belum ada obrolan. Mulai menyapa!