Menu
Home Login
🌍 Public Created August 15, 2026 at 15:53 · 0 comments · 10 views

Penerimaan akan diri

Di antara riuh mata yang sekadar lewat,terima kasih sudah sudi duduk saat kepalaku bising dan tak hangat. Kamu tahu, jiwaku sering kali bukan tempat yang ramah, tapi hadirmu justru jadi jeda, saat aku paling lelah. Aku memang pernah gemar mengumpulkan riuh, menukar sepi dengan tepuk tangan yang jauh.
Menyamakan dilihat dengan dicintai,
sampai lupa, tak semua yang memandang benar-benar peduli.
​Lalu kamu datang, bukan sebagai penonton yang menuntut peran,
melainkan kepingan yang melengkapi bagianku yang berantakan.
Lewat caramu, aku pelan-pelan paham arti dihargai, belajar rasanya dicintai, dan sadar keberadaanku memang berarti. Terima kasihh sudah menjadikan hari-hariku lebih berharga dan aku merasakan pantas untuk memperjuangkan hidup ini tanpa perlu validasi dari banyak orang lagi. Meskipun Kau bukan satu"nya tempatku pulang, tapi kalau di sampingmu, aku sudah menemukan obat dan tempat kembali dengan penerimaan tulus yang tak perlu ku buat-buat dan tak perlu polesan.

Collaborators Chat

Belum ada obrolan. Mulai menyapa!