Menu
Home Login
🌍 Public Created July 23, 2026 at 03:16 · 0 comments · 9 views

pulang? kemana? dimana?

Kalau ada yang bertanya apa yang sebenarnya kuinginkan, jawabannya mungkin jauh lebih sederhana daripada yang mereka bayangkan. Aku hanya ingin pulang. Bukan sekadar kembali ke sebuah rumah, melainkan ke tempat yang membuatku bisa benar-benar menjadi diriku sendiri. Tempat di mana aku tidak perlu memilih kata dengan hati-hati hanya agar terlihat baik-baik saja, dan tidak perlu tersenyum ketika sebenarnya sedang kehabisan tenaga.

Akhir-akhir ini aku merasa terlalu sering memakai wajah yang berbeda untuk menghadapi banyak keadaan. Di hadapan orang lain aku terlihat kuat, seolah semuanya bisa kulewati tanpa kesulitan. Padahal ada hari-hari ketika aku juga ingin mengaku bahwa aku lelah, bingung, dan tidak selalu tahu harus melangkah ke mana. Sayangnya, tidak semua tempat memberi ruang untuk mengatakan itu. Akhirnya aku terbiasa menyimpan semuanya sendiri.

Mungkin karena itulah kata pulang selalu terdengar begitu menenangkan. Bagiku, pulang adalah tempat di mana aku tidak perlu membuktikan apa pun. Tidak ada tuntutan untuk selalu tegar, tidak ada penilaian ketika air mata jatuh, dan tidak ada rasa takut karena dianggap lemah. Hanya ada penerimaan yang sederhana, bahwa menjadi manusia memang berarti memiliki hari-hari yang baik sekaligus hari-hari yang berat.

Aku tidak sedang mencari tempat yang sempurna. Aku hanya merindukan ruang yang membuat hati bisa beristirahat tanpa merasa harus terus bertahan. Tempat yang mengerti bahwa diam kadang bukan tanda menyerah, melainkan cara seseorang mengumpulkan kembali tenaga yang hampir habis. Tempat yang tidak memintaku menjadi sosok yang selalu kuat, tetapi menerimaku apa adanya, dengan segala lelah yang kubawa pulang.

Mungkin suatu hari nanti aku akan menemukannya. Entah dalam sebuah rumah, dalam pelukan seseorang, atau mungkin justru di dalam diriku sendiri. Dan saat hari itu datang, aku rasa aku tidak akan meminta banyak lagi. Sebab pada akhirnya, setiap manusia hanya ingin memiliki satu tempat untuk kembali. Tempat yang membuatnya merasa aman, diterima, dan tidak perlu lagi berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja, ketika kenyataannya ia hanya ingin beristirahat sejenak.

Collaborators Chat

Belum ada obrolan. Mulai menyapa!