Menu
Home Login
🌍 Public Published August 11, 2026 at 21:19 · 0 comments · 6 views

Singa yang diperintah Matahari

Membaca tentang singa yang diperintah matahari, aku kembali menemukan satu kalimat yang rasanya seperti menamparku pelan-pelan: β€œlion carried it alone so no one else would have to.” Singa itu membawa semuanya sendirian, bukan karena tidak merasa berat, tetapi karena ia tidak ingin beban itu berpindah ke pundak orang lain. Dan entah kenapa, kalimat sederhana itu terasa terlalu dekat dengan caraku menjalani hidup.

Mungkin selama ini aku memang terlalu terbiasa menjadi orang yang menahan semuanya sendiri. Ketika keadaan mulai berat, aku memilih diam. Ketika hati mulai penuh, aku mencari cara untuk membereskannya sendiri. Ketika sebenarnya ingin mengatakan β€œaku juga capek”, mulutku justru lebih mudah mengatakan β€œnggak apa-apa”. Seolah-olah meminta bantuan adalah bentuk kegagalan, sementara terus bertahan sendirian dianggap sebagai sebuah kewajiban.

Padahal singa pun pasti lelah. Ia hanya tidak punya kebiasaan untuk menunjukkannya. Mungkin begitu juga denganku. Aku bukan tidak pernah ingin dipeluk, ditanya kabarnya, atau diberi kesempatan untuk berkata bahwa semuanya sedang tidak baik-baik saja. Aku hanya terlalu lama belajar bahwa lebih aman menyimpan semuanya sendiri daripada membuat orang lain ikut memikirkan apa yang sedang kuhadapi.

Dan mungkin, bagian paling menyedihkan dari menjadi seperti itu adalah ketika semua orang mengira kita kuat hanya karena kita tidak pernah meminta tolong. Mereka melihat kita tetap berjalan, tetap tertawa, tetap menyelesaikan banyak hal, lalu mengira semuanya baik-baik saja. Padahal bisa jadi, kita hanya sedang berusaha memastikan tidak ada seorang pun yang tahu seberapa berat sesuatu yang sedang kita bawa.

β€œLion carried it alone so no one else would have to.” Mungkin selama ini aku mengira itu adalah bentuk kekuatan. Sekarang aku mulai bertanya, apakah selalu membawa semuanya sendiri benar-benar sebuah keberanian, atau hanya cara paling rapi untuk menyembunyikan bahwa aku juga sebenarnya ingin sekali ada seseorang yang berkata, β€œSudah, sini. Kali ini biar aku yang membawa sedikit.” Dan mungkin tidak apa-apa kalau suatu hari aku berhenti menjadi singa yang selalu kuat. Barangkali aku juga berhak meletakkan sebagian beban, tanpa harus merasa bersalah karena akhirnya memilih diriku sendiri.

Collaborators Chat

Belum ada obrolan. Mulai menyapa!