Menu
Home Login
🌍 Public Created August 12, 2026 at 07:20 · 0 comments · 5 views

Untitled


Bicara sendiri namanya monolog.
Bicara bedua namanya dialog.
Excited sendiri namanya gxxxx.

Ya,
Aku sudah terlalu terbiasa merapikan apa pun yang berserakan. Bukan hanya milikku, tetapi juga hal-hal yang ditinggalkan orang lain. Ketika sesuatu mulai berantakan, tanganku selalu refleks mencari cara untuk membereskannya, seolah semuanya memang menjadi tanggung jawabku.

Mungkin karena sejak dulu aku lebih sering belajar menyelesaikan daripada meminta diselesaikan. Luka sendiri kubersihkan, masalah sendiri kucari jalan keluarnya, bahkan kekacauan yang bukan kubuat pun sering kali ikut kupungut. Aku tidak selalu merasa keberatan, hanya saja lama-lama aku lupa bahwa orang yang terbiasa membereskan semuanya juga bisa kelelahan.

Lucunya, ketika semua sudah kembali rapi, hampir tidak ada yang tahu siapa yang mengumpulkan serpihan-serpihan itu. Tidak apa-apa, mungkin memang bukan penghargaan yang kucari. Aku hanya ingin semuanya baik-baik saja. Meski sesekali aku juga ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi seseorang yang tidak perlu selalu sigap ketika sesuatu mulai berantakan.

Barangkali sekarang aku perlu belajar satu hal sederhana: tidak semua yang berserakan harus segera kurapikan. Ada yang memang bukan milikku, ada yang harus dibiarkan menjadi tanggung jawab pemiliknya, dan ada pula yang mungkin tidak perlu dikembalikan seperti semula. Sebab aku pun berhak berhenti sebentar, melihat semuanya dari kejauhan, dan berkata, β€œKali ini, biarkan aku istirahat.” ☺

Collaborators Chat

Belum ada obrolan. Mulai menyapa!